BM PAN, Viva Yoga: Sumber Kaderisasi Partai

Red JPN

Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Sekretaris Jenderal Barisan Muda Partai Amanat Nasional (Sekjen BM PAN) Rasjid Rajasa hadir silaturahmi kepada Wakil Ketua Umum PAN sekaligus Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Kalibata, Jakarta, 3/11/2026, dalam rangka persiapan pelantikan pengurus DPP BM PAN Periode 2026-2031 dan saya diminta menyampaikan materi dipembekalan: Manajemen Organisasi, Arah dan Kebijakan Partai.

Pelantikan BM PAN yang digelar pada 13 November 2026 di Buperta Ragunan, Jakarta Selatan, digelar dengan cara anak-anak muda, outbound, camping, dan pemberian materi di kelas. Peserta dalam acara itu adalah pengurus pusat, utusan dari daerah, caleg dari BM PAN, dan relawan.

Mendapat undangan itu, Viva Yoga langsung mengatakan, “siap datang”. Dirinya gembira atas kehadiran panitia pelantikan dan kegiatan outbound itu. Disebut sebagai organisasi anak-anak muda, BM PAN sangat penting bagi partai. “Sebagai organisasi perkaderan”, ujarnya. Alumni BM PAN sebanyak 300 orang telah menjadi wakil rakyat dari tingkat DPR hingga DPRD di provinsi, kabupaten, dan kota.

Disebut organisasi anak-anak muda ada di setiap partai. Tujuan dibentuk sebagai proses kaderisasi untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Meski demikian Viva Yoga mengingatkan jangan sampai anggota di organisasi ini tumpang tindih dengan organisasi yang lain, “jangan sampai anggota BM PAN juga menjadi anggota PUAN’, tuturnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Predium KAHMI itu mendorong anggota BM PAN juga mengasah kemampuan intelektual misalnya dalam dunia tulis menulis. Dirinya menceritakan saat menjadi pengurus PB HMI, bersama Anas Urbaningrum (mantan Ketum PB HMI) kerap mengirimkan tulisan ke berbagai media yang ada seperti Kompas, Jawa Pos, Media Indonesia, dan Jawa Pos. “Dulu dari menulis hasilnya lumayan”, ujarnya dengan tersenyum.

Meski dunia tulis menulis sudah berubah, dengan maraknya media sosial, Viva Yoga tetap mendorong agar tradisi intelektual seperti ini tetap dijaga dan dilestarikan.

Bagikan