MWCNU Taman Dukung Hidayatullah, Jejak Pendidikan dan Tradisi NU Jadi Latar Pengabdian

Red JPN

SIDOARJO , Jelajahpenanews. Com — Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Taman mendeklarasikan dukungan kepada dr. Hidayatullah, Sp.N., untuk maju sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo. Deklarasi berlangsung di Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA), Kamis (5/11/2026).

Pernyataan tersebut tercantum dalam materi deklarasi yang ditampilkan di ruang pertemuan. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan peserta berfoto bersama dengan latar dukungan pengurus MWCNU Taman kepada Hidayatullah.

Deklarasi ini menambah perkembangan bursa kepemimpinan PCNU Sidoarjo menjelang Konfercab XXII. Hidayatullah hadir dengan latar pengabdian dalam organisasi NU, pelayanan kesehatan, dan pendidikan tinggi.

Dunia pendidikan menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut. Sebagai Rektor UMAHA, Hidayatullah memimpin perguruan tinggi yang tumbuh di lingkungan pendidikan Ma’arif. Di kampus ini, pengembangan keahlian mahasiswa berjalan berdampingan dengan kegiatan yang berakar pada tradisi keilmuan Islam.

Salah satunya ditunjukkan Mochammad Fachriy Ramadhan. Mahasiswa S1 Teknik Informatika UMAHA itu meraih Juara II Lomba Baca Kitab Fathul Mu’in tingkat Jawa Timur dalam ajang Nahdliyin Youlth Impact 2026.

Mahasiswa Informatika, Berprestasi Membaca Kitab

Pilihan studi Fachriy di bidang teknologi informasi menjadi sisi menarik dari prestasinya. Ia mengembangkan kemampuan membaca kitab kuning sembari menempuh pendidikan yang berkaitan dengan teknologi dan komputasi.

Capaian tersebut memperlihatkan luasnya potensi mahasiswa. Keahlian dalam bidang teknologi dapat tumbuh bersama ketekunan mendalami literatur keislaman yang dipelajari di pesantren.

Fathul Mu’in dikenal sebagai bagian dari khazanah fikih dalam tradisi pendidikan pesantren. Keberhasilan Fachriy meraih posisi kedua tingkat Jawa Timur menambah catatan prestasi UMAHA sekaligus menghadirkan contoh perjumpaan antara pendidikan tinggi dan tradisi keilmuan pesantren.

Ajang Nahdliyin Youth Impact 2026 mengusung semangat “Nahdliyin Berdampak, Jawa Timur Bermartabat”. Prestasi Fachriy memberi bentuk konkret pada semangat pengembangan generasi muda Nahdliyin melalui kemampuan akademik, minat keagamaan, dan keberanian mengikuti kompetisi.

Pengabdian melalui Pendidikan dan Kesehatan

Lingkungan pendidikan Ma’arif juga menjadi bagian dari perjalanan Hidayatullah sejak masa sekolah. Ia kemudian menempuh pendidikan kedokteran dan spesialis saraf di Universitas Airlangga, sebelum menjalani berbagai tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan dan pengelolaan lembaga.

Di lingkungan NU, Hidayatullah pernah memimpin ISNU Sidoarjo dan LKNU Jawa Timur. Ia juga pernah menjabat Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan kegiatan organisasi sarjana, pelayanan masyarakat, serta kerja sama lintas profesi.

Tanggung jawabnya sebagai Rektor UMAHA melanjutkan pengabdian itu melalui pendidikan tinggi. Kampus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan menunjukkan kemampuan melalui beragam kegiatan keilmuan.

Dalam konteks tersebut, prestasi Fachriy memberikan gambaran tentang mahasiswa yang tetap menekuni tradisi kitab kuning di tengah pendidikan teknologi. Capaian ini menjadi bagian dari kehidupan akademik UMAHA yang kini turut menjadi latar pengenalan publik terhadap Hidayatullah.

Deklarasi dukungan pengurus MWCNU Taman menandai perkembangan pengabdiannya menuju proses pencalonan Ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo. Dukungan tersebut selanjutnya berjalan dalam tahapan dan mekanisme organisasi menuju Konfercab XXII.

Bagikan