Surabaya, Jelajahpwnanews.com – Suasana religius, penuh kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Mushola Nurul Hidayah Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar pada Senin, 21 September 2026, selepas salat Isya.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Bumiarjo Pojok, pintu belakang KBS, Surabaya, tersebut diselenggarakan oleh Majelis Sholawat Santri Magang. Selain diisi dengan sholawat dan tausiyah keagamaan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan khitan massal yang diikuti 15 anak dari warga Bumiarjo dan Joyoboyo, Surabaya.
Khitan massal tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kehadiran anak-anak peserta khitan bersama keluarga masing-masing turut menambah suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Peringatan Maulid Nabi kali ini menghadirkan KH Zainal Arifin, S.Hum., yang dikenal sebagai Ustadz Gaul, untuk memberikan tausiyah kepada jamaah. Pesan-pesan keagamaan disampaikan dengan suasana yang komunikatif sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan.
Sejumlah tokoh dan undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur H. Abd Halim, S.H., M.H.; Dewan Penasihat Mushollah Nurul Hidayah H. Santoso; Ketua Takmir Mushollah Nurul Hidayah H. Sugeng; Ketua Jam’iyah Yasin Tahlil Al-Hikmah Abd Rosyid; Lurah Sawunggaling Rizka Fadillah, S.T., M.M.; serta Ketua Ranting NU Sawunggaling Ust. Salman Al-Farisi.
Hadir pula Ketua RT 01 RW 05 Sawunggaling Moh Sholehuddin dan Ketua RT 09 RW 05 Darmo Muhammad Azhari, bersama warga dan jamaah yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
Khitan Massal, Wujud Kepedulian kepada Warga
Selain menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, pelaksanaan khitan massal 15 anak menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.
Anak-anak dari wilayah Bumiarjo dan Joyoboyo mendapatkan pelayanan khitan secara bersama-sama. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan pengalaman positif bagi anak-anak yang mengikuti prosesi khitan.
Suasana penuh togetherness atau kebersamaan terlihat ketika para orang tua mendampingi anak-anak mereka. Dukungan masyarakat dan panitia membuat rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana kekeluargaan.
Melalui kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan kegiatan sosial, Mushola Nurul Hidayah menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Sholawat, tausiyah, doa bersama, serta khitan massal menjadi satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mempererat social bonding atau ikatan sosial antarwarga.
Panitia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga sekitar Bumiarjo, Joyoboyo dan Sawunggaling.
Dengan semangat sholawat, silaturahmi dan kepedulian sosial, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Hidayah berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.








