Wujud Cinta kepada Sesama, DHIBRA Pusat Peringati HUT Ke-26 Dan Santunan Nasional Ke-22

Red JPN

Jombang . Jelajahpenanews. Com —Di bawah langit yang penuh berkah, ribuan hati di seluruh Indonesia bergetar serempak pada hari yang sama. Senin, (31/08/ 2026) M / 17 Rabiul Awal 1448 H, bukan sekadar tanggal biasa melainkan hari di mana kasih sayang Rasulullah SAW diwujudkan dalam aksi nyata yang luar biasa.

Berpusat di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, DHILAAL BERKAT ROHMAT ALLOH SHIDDIQIYYAH (DHIBRA Pusat) resmi menggelar Santunan Nasional Ke-22. Kegiatan bertepatan dengan Tasyakuran Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan 26 tahun berdirinya organisasi. Yang membuatnya istimewa: kegiatan ini berlangsung serentak di lebih dari 24 provinsi dan 161 kabupaten/kota, hingga menyapa saudara kita di Malaysia dan Australia. Sebuah bukti bahwa kebaikan tak mengenal jarak dan batas wilayah.

Pagi itu, pukul 08.00 WIB, suasana di lokasi acara terasa begitu syahdu. Sholawatan menggema membuka acara, diikuti pembacaan Surat Al-Fatihah, doa Nabi Ibrahim AS, dan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Azam Ruhul Akbar. Semua berdiri khidmat saat Indonesia Raya berkumandang, dilanjutkan pembacaan sumpah jati diri bangsa serta 8 kesanggupan Thoriqoh Shiddiqiyyah menegaskan identitas sekaligus komitmen untuk menjadi warga negara yang baik.

Puncak acara dimulai dengan doa yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Kyai Mochammad Muchtarulloh Al-Mujtabaa Mu’thi, di Pesantren Majma’ al-Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman. Kehadiran jajaran pengurus, tamu undangan, serta perwakilan dari berbagai daerah menambah kekhidmatan acara.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DHIBRA Pusat, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, menyampaikan pesan yang begitu dalam dan menyentuh hati. Beliau mengawali dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat yang mengawal perjalanan organisasi selama 26 tahun.

Penghormatan disampaikan kepada seluruh elemen organisasi mulai dari Korwil, perwakilan daerah, Dewan Pimpinan Pusat ORSHID, OPSHID, JKPH, Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah, hingga para donatur dan simpatisan yang tak pernah lelah berbagi.
“Santunan kepada anak yatim, yatim piatu, dan kaum dhuafa ini bukan sekadar soal materi.

Ini adalah perwujudan cinta kita kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, dan cinta kepada sesama manusia. Semoga ini menjadi jalan keselamatan bagi kita semua, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Ibu Nyai Shofwatul Ummah.

Kegiatan kali ini mengusung tema: “Dengan Santunan Nasional Kita Mewujudkan Panca Harapan Manfaat, Fakta Bicara, Menghormati Perbedaan, Rendah Hati, Istiqomah.” Seluruh dana disalurkan murni dari keikhlasan warga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah dan para simpatisan — tanpa paksaan, tanpa kepentingan lain, murni karena kasih sayang kepada sesama.

Angka-angka ini bukan sekadar statistik melainkan ribuan harapan yang terpenuhi, ribuan senyum yang terukir, dan bukti bahwa kebaikan yang dilakukan bersama akan terus tumbuh menjadi kekuatan yang luar biasa besar.

Sekitar pukul 11.30 WIB, acara berakhir dengan penuh haru. Mauidhotul khasanah dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah menutup rangkaian acara, sebelum santunan diserahkan kepada para penerima diiringi lantunan sholawatan yang merdu dan menenangkan jiwa.

Dua puluh enam tahun bukan waktu yang singkat. Namun bagi DHIBRA Pusat, ini bukan akhir melainkan awal dari langkah yang lebih panjang untuk terus berbagi, terus peduli, dan terus menjaga persatuan bangsa melalui nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.

Semoga setiap tetes keringat kebaikan ini dicatat Allah SWT sebagai amal jariyah yang takkan pernah putus pahalanya. Semoga Indonesia tetap jaya, lestari, dan damai.

Bagikan