‎Sopir Truk Bok Mengantuk Tabrak Penjual Tempe sampai Tewas.

Red JPN

Nganjuk. Jelajahpenanews . Com – Kejadian kecelakaan terjadi di Jalan Raya Nganjuk- Madiun , Desa NGLAWAK, Kecamatan KertoSono, Kabupaten NGANJUK pada hari Rabu, (29/07/26) lalu kini sempat menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat sekitar. Apa yang terjadi selanjutnya bagi sang SOPIR yang MENGANTUK itu lalu bagaimana Proses Hukum bagi sang Pengendara truk itu ?

.
Kemudian di mana keberadaan unit TRUK pembawa MALAPETAKA itu ?. Apakah akan Hilang  begitu saja dan apakah pihak Keluarga penjual TEMPE itu telah mendapatkan Santunan  yang Layak dari Pemilik  unit TRUK itu ?. Sebab kejadian  itu melibatkan sebuah truk boks Nopol AB 8574 MH dengan pengendara sepeda yang merupakan pedagang tempe tersebut hingga kini masih menimbulkan pertanyaan bagi warga sekitar.


Sebelumnya sebuah TRUK dikemudikan, Muhammad HASBI Abdulloh (28) warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan, sepeda Angin  dikayuh, SUWITO (50) warga Kecamatan KertoSono, Kabupaten Nganjuk. Di situ seorang warga, DIDIT mengatakan, “kejadian bermula ketika sebuah unit truk boks melintas di Raya Nganjuk- Madiun  dari arah timur dan sesampai di lokasi truk melaju tak Terkendali lantaran diduga sang SOPIR menahan kantuk  juga sempat membanting Setir demi menghindari Tabrakan  “ucap DIDIT salah satu warga sekitar.


Ia melanjutkan, “SOPIR kurang TIDUR itu memang sempat tampak Berupaya menghindari Tabrakan dari beberapa pengendara di depannya namun bagian Badan  truk sempat menyerempet Pepohonan  yang  di pinggir jalan hingga akhirnya truk menabrak pesepeda penjual TEMPE itu, “lanjut DIDIT saat ditemui di lokasi peristiwa itu.


Ipda Wahby IRFAN Izzudin  selaku Kanit Gakkum SatLantas POLRES Nganjuk juga mengungkapkan, “kami telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan beberapa Saksi dan benar BODY truk yang terguling ke dalam Parit  (selokan sawah) sisi kiri itu memang menimpa tubuh SUWITO nama penjual TEMPE yang meninggal dunia di lokasi kejadian dan Korban  Laka Lantas cuma satu orang serta telah kami evakuasi, “ungkapnya kepada WARTAWAN saat ditemui di lokasi kejadian.

Bagikan