Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Profesor asal Beijing, Cina, Jiang Xueqin menyoroti kerja sama yang baru diteken antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) serta posisi strategis RI di Selat Malaka. Hal tersebut disampaikan Jiang dalam video di kanal YouTube Predictive History bertajuk “Game Theory 21: World War Trump”.
Dalam analisisnya, Indonesia disebut memiliki peran kunci dalam strategi AS di kawasan, terutama terkait jalur perdagangan global.
Jiang menilai Selat Malaka sebagai salah satu choke point terpenting dunia karena menjadi jalur utama distribusi energi dan perdagangan di Asia.
Menurutnya, kerja sama Indonesia dan AS berpotensi meningkatkan koordinasi militer di kawasan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kendali di jalur strategis sekaligus menahan pengaruh China.
Gimana tanggapan kalian?
👉Oiya Perlu di ingat , ini hanya analisis dari profesor tersebut sebagai opini akademisi / analisis geopolitik , Tidak bisa dianggap fakta atau kebijakan resmi,Harus dipahami sebagai skenario atau prediksi, bukan kepastian








