“Mengenal Salam Paskah: Dari Gereja Mula-Mula Hingga Masa Kini.

Red JPN

Surabaya. Jelajahpenanews. Com – Paskah adalah inti iman Kristen: perayaan kebangkitan Yesus Kristus. Sejak abad-abad awal, umat percaya menyampaikan salam khusus yang penuh makna. Salam ini bukan sekadar sapaan, melainkan pengakuan iman yang hidup.

Tahukah kita, sebenarnya ada tradisi salam atau ucapan Paskah yang berakar dari Gereja Ortodoks Timur. Dalam bahasa Yunani, umat menyapa dengan kata-kata: “Christos Anesti!” yang berarti: “Kristus telah bangkit!”

Jawaban dari kata itu adalah: “Alithos Anesti!”, yang berarti: “Sungguh, Dia telah bangkit!”

Sapaan dan ucapan Paskah itu berasal dari akar Injil dan tradisi perjumpaan. Diucapkan mulai hari Minggu Paskah hingga sehari sebelum Kenaikan kokYesus Kristus.

Salam ini kumudian muncul dalam liturgi kebangkitan, khususnya dalam “Paschal Troparion”, sebuah himne kuno yang dinyanyikan sejak abad ke-2 hingga ke-4. Himne itu menegaskan kemenangan Kristus atas maut. “Kristus telah bangkit dari antara orang mati, dengan kematian Ia mengalahkan kematian, dan kepada mereka di dalam kubur Ia memberikan hidup.”

Himne dan salam ini mewakili keyakinan inti iman Kristen bahwa semua orang percaya akan dibangkitkan menuju kehidupan kekal melalui Kristus. 

Tradisi ini kemudian menyebar ke Eropa melalui liturgi Katolik Timur dan Ortodoks, dan menjadi bagian dari kehidupan iman umat selama berabad-abad.

Hingga kini, “Salam Paskah” ini masih hidup dan dipraktikkan di gereja-gereja Ortodoks di seluruh dunia. Umat saling menyapa dengan penuh sukacita sepanjang masa Paskah.

Di Indonesia, ucapan ini belum sepopuler di Timur, tetapi semakin banyak komunitas Kristen yang mulai menghidupkan kembali tradisi ini.

Yuk, tak ada salahnya kita memopulerkan “Salam Paskah” ini sebagai warisan liturgi kuno yang tetap relevan hingga masa kini. Justru ini akan semakin memperkaya perayaan Paskah, memperdalam makna iman, dan menghubungkan kita dengan tradisi gereja yang telah berusia ribuan tahun itu.

Kalau kita sudah akrab dengan kata “Shalom” sebagai pembuka sapaan. Maka, untuk memperingati Paskah, kita gemakan lagi ucapan: “Christos Anesti!” dengan jawabannya: “Alithos Anesti!”.

 “Kristus telah bangkit!”

“Sungguh, Dia telah bangkit!”

Selamat merayakan Paskah! Tuhan Yesus memberkati!”

Bagikan