Kalbar. Jelajahpenanews. Com – Prof. Dr. Muhammad, M. Ag, Calon Rektor IAIN Pontinak 2026-2030Prof. Dr. Muhammad, M. Ag., dilahirkan di Bima, Nusa Tenggara Barat, pada 24 Mei 1971. Ia mempersunting Dara Bugis, Bulukumba, Sulawesi Selatan, 28 Februari 2002, dan telah dikarunia tiga orang putra; Ridhani Ulil Ilmi (21) tahun, semester 8, Hubungan Internasional, FISIP; Rif’an Ilman Nafi’an (19) tahun, mahasiswa Ilmu Politik FISIP; dan Haikal Fajrul Ulum, mahasiswa Ilmu Hukum semester 2, masing-masing di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Prof. Muhammad merupakan sosok akademisi senior Indonesia yang menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan tinggi, riset, pengabdian masyarakat, serta kepemimpinan sosial-keagamaan. Kiprah intelektualnya tumbuh melalui proses pengabdian yang tidak singkat, dibangun dari ruang-ruang akademik, medan pengabdian masyarakat, hingga forum-forum strategis pembangunan daerah. Dalam diri beliau, tradisi keilmuan Islam, wawasan kebangsaan, dan pengalaman kepemimpinan bertemu dalam satu karakter yang matang, moderat, dan berorientasi pada kemajuan peradaban.
Sebelum menjadi Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beliau terlebih dahulu mengabdikan dirinya sebagai dosen di IAIN Palangka Raya sejak tahun 2000 hingga 2021. Pengabdian selama lebih dari dua dekade tersebut bukan sekadar perjalanan profesi akademik, melainkan bagian dari proses panjang membangun kultur intelektual di lingkungan perguruan tinggi Islam. Di kampus inilah beliau menorehkan sejarah penting sebagai doktor pertama pada tahun 2006 dan profesor pertama pada tahun 2014. Capaian tersebut menjadi simbol dedikasi intelektual, ketekunan akademik, sekaligus kontribusi besar terhadap penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan marwah akademik institusi.
Perjalanan akademik beliau menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya ruang transfer pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan peradaban. Karena itu, aktivitas beliau tidak berhenti di ruang kuliah atau publikasi ilmiah semata. Di Bumi Tambun Bungai, Prof. Muhammad dikenal luas sebagai akademisi, peneliti, penulis, dan tokoh pemikir daerah yang aktif memberi sumbangsih terhadap pembangunan intelektual dan kebijakan publik. Perspektif keilmuannya yang terbuka dan kontekstual membuat beliau kerap hadir dalam berbagai forum strategis yang membahas persoalan ekonomi, sosial, keagamaan, hingga pembangunan daerah.
Kapasitas tersebut kemudian mengantarkan beliau dipercaya memegang sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai Ketua Departemen Bidang Ekonomi dan Ketahanan Pangan Dewan Riset Daerah Kalimantan Tengah. Dalam posisi ini, beliau terlibat dalam penguatan gagasan pembangunan daerah berbasis riset, ketahanan ekonomi masyarakat, serta pengembangan potensi lokal. Setelah itu, beliau juga dipercaya menjadi Sekretaris Dewan Riset Daerah Kota Palangka Raya, sebuah amanah yang semakin memperlihatkan kemampuan beliau dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata pembangunan masyarakat.
MENGENAL SOSOK PROF. DR. MUHAMMAD, M. AG, CALON REKTOR IAIN PONTIANAK KALIMANTAN BARAT 2026-2030;
Red JPN








