Kisah Lama Prabowo Subianto dan Fadli Zon yang Mengundang Tawa

Red JPN

Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, saat ia bersilaturahmi dengan ratusan pendekar dari Pencak Sunda dan Silek Minang pada 10 Maret 2015. Di pendopo besar yang menjadi saksi pertemuan itu, Prabowo membuka sambutannya dengan penuh hormat, menyapa para tamu dari berbagai kalangan, termasuk pejabat daerah seperti Gubernur Sumatera Barat saat itu, Irwan Prayitno.

Namun, di tengah sambutannya, Prabowo tiba-tiba menghentikan ucapannya. Dengan nada santai, ia menyadari bahwa urutan penyebutan tamu tidak sesuai dengan tata krama protokoler. Ia pun langsung mengoreksi dirinya, menempatkan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, pada posisi yang semestinya. Momen ini justru mencairkan suasana, disambut gelak tawa para hadirin.

Tak berhenti di situ, Prabowo kemudian melontarkan cerita ringan yang mengundang tawa. Ia mengenang masa muda Fadli Zon, ketika masih sering ia “suruh-suruh” untuk hal-hal sederhana. Kini, situasi telah berbalik Fadli Zon telah menjadi tokoh penting di parlemen, lengkap dengan pengawalan resmi. “Sekarang saya sudah tidak berani lagi menyuruh-nyuruh,” ujarnya berseloroh, disambut tepuk tangan meriah.

Cerita serupa juga ia sampaikan tentang Edi Prabowo, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI. Prabowo mengenangnya sejak usia muda, saat Edi juga kerap membantu dan “disuruh-suruh”. Dari kisah-kisah ini, ia menyisipkan pesan reflektif: perjalanan hidup bisa mengubah posisi seseorang secara drastis dari yang dulu diperintah, menjadi pemimpin.

Meski demikian, dengan nada bercanda, Prabowo mengaku kadang masih “berpura-pura lupa” dan menganggap mereka seperti anak muda yang dulu dikenalnya. Sebuah candaan yang justru memperlihatkan kedekatan personal di balik hubungan formal.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga panggung kecil yang memperlihatkan sisi humanis seorang Prabowo penuh humor, refleksi, dan penghargaan terhadap perjalanan hidup orang-orang di sekitarnya.

PrabowoSubianto

FadliZon

Hambalang

CeritaTokoh

PolitikIndonesia

InspirasiHidup

Silaturahmi

Bagikan