Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Indonesia disebut memiliki potensi besar dalam pengembangan energi alternatif berbasis thorium. Cadangan thorium nasional diperkirakan mencapai sekitar 136.000 ton, menempatkan Indonesia di antara negara dengan sumber daya thorium terbesar di dunia.
Thorium merupakan bahan bakar nuklir alternatif yang dinilai mampu menghasilkan energi lebih tinggi dibandingkan sumber konvensional seperti batu bara, bahkan uranium dalam kondisi tertentu. Sejumlah kajian menyebutkan bahwa 1 kilogram thorium berpotensi menghasilkan hingga 8,7 juta kWh listrik. Jumlah tersebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 7.000 rumah tangga selama satu tahun.
Dengan potensi sebesar itu, pemanfaatan thorium dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan energi nasional. Bahkan, jika dikelola secara optimal menggunakan teknologi reaktor modern, total cadangan thorium Indonesia diperkirakan mampu memasok kebutuhan listrik nasional hingga ratusan tahun ke depan.
Selain kapasitas energi yang besar, thorium juga dianggap memiliki keunggulan dari sisi keselamatan dan lingkungan. Limbah yang dihasilkan relatif lebih sedikit, serta risiko penyalahgunaan untuk senjata nuklir dinilai lebih rendah dibandingkan uranium. Hal ini membuat thorium sering disebut sebagai salah satu kandidat energi bersih masa depan.
Meski demikian, pengembangan energi berbasis thorium masih menghadapi sejumlah tantangan. Teknologi reaktor thorium hingga kini belum sepenuhnya komersial, sehingga membutuhkan riset lanjutan, investasi besar, serta dukungan regulasi yang matang.
Para ahli menilai, langkah strategis pemerintah akan menjadi kunci dalam menentukan arah pemanfaatan potensi ini. Jika dikembangkan secara serius, Indonesia berpeluang menjadi pelopor energi nuklir berbasis thorium di kawasan Asia Tenggara sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional di masa depan.
Indonesia punya potensi besar, tinggal keberanian untuk mengelolanya. Thorium bisa jadi kunci masa depan energi bersih dan mandiri. 🇮🇩⚡
Sumber:
- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) / BRIN
- International Atomic Energy Agency (IAEA)
- World Nuclear Association
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Jurnal energi dan nuklir internasional terkait pengembangan thorium








