Harga Minyak Tembus $90 per Barel: Konflik AS-Iran Ancam Pasokan Global Lewat Selat Hormuz

Red JPN

Iran. Jelajahpenanews. COM – Siapa sangga, dunia kembali dihadapkan pada gejolak energi yang signifikan. Bukan karena pandemi atau krisis ekonomi, melainkan eskalasi konflik bersenjata antara dua negara adidaya di kawasan Timur Tengah yang kembali memanas. Dampaknya langsung terasa: harga minyak dunia melonjak dan menerpa kantong kita semua.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali pecah pada awal Juli 2026 telah memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Serangan udara AS yang berlangsung selama sembilan malam berturut-turut dibalas Iran dengan menyerang target-target di Kuwait, Bahrain, dan Yordania . Yang paling mengkhawatirkan, Selat Hormuz, jalur pelayaran yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia, nyaris lumpuh. Data menunjukkan lalu lintas kapal tanker merosot drastis, dari delapan menjadi hanya empat kapal dalam sehari . Akibatnya, harga minyak mentah Brent menembus level tertinggi dalam sebulan lebih, mencapai lebih dari US$90 per barel .

Situasi semakin pelik. Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade laut, sementara Iran bersumpah tidak akan membiarkan setetes pun minyak melewati Selat Hormuz selama serangan AS berlanjut . Ancaman baru datang dari kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran, yang mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi, berpotensi membuka front baru dan mengganggu pasokan energi global . Meskipun ada secercah harapan akan gencatan senjata 10 hari yang dimediasi , tensi geopolitik ini jelas mengajarkan kita betapa rapuhnya rantai pasok energi global dan betapa harga minyak bisa melonjak kapan saja akibat konflik yang terjadi ribuan kilometer dari kita.

Sumber Referensi:

  1. Kontan.co.id – “Harga Minyak Tembus Level Tertinggi Sebulan, Konflik AS-Iran Ganggu Pasokan” (20 Juli 2026)
  2. The Irish Times – “Oil prices rise back above $90 as Iran hits tankers” (20 Juli 2026)
  3. Kompas.com – “Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Harapan Negosiasi AS-Iran Redam Kekhawatiran Pasokan” (21 Juli 2026)
  4. Bisnis.com – “Harga Minyak Global Naik Usai AS Lanjutkan Serangan ke Iran” (20 Juli 2026)

HargaMinyak #KonflikASIran #SelatHormuz #EnergiGlobal #GejolakEkonomi

Bagikan