AS PANGGIL DUBES MALAYSIA! ANWAR LANGSUNG BERI JAWABAN TEGAS

Red JPN

AS. Jelajahpenanews. COM – Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Malaysia kembali menjadi sorotan setelah pemerintah AS memanggil Duta Besar Malaysia di Washington untuk meminta penjelasan mengenai kebijakan Kuala Lumpur terhadap warga negara Israel. Langkah tersebut menyusul pernyataan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang menegaskan bahwa negaranya tetap tidak akan mengizinkan warga Israel memasuki wilayah Malaysia. Isu ini mencuat setelah sejumlah anggota Kongres AS mengkritik kebijakan tersebut dan meminta pemerintah Washington meninjau hubungan dengan Malaysia. Meski mendapat tekanan dari luar negeri, pemerintah Malaysia menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari prinsip yang telah lama diterapkan dalam politik luar negerinya.

Menanggapi pemanggilan dubes oleh AS, Anwar Ibrahim kembali menegaskan bahwa posisi Malaysia tidak berubah. Menurutnya, larangan terhadap warga negara Israel bukanlah kebijakan baru, melainkan sikap yang telah berlangsung selama puluhan tahun sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Pemerintah Malaysia juga menekankan bahwa setiap negara memiliki hak untuk menentukan kebijakan imigrasi dan hubungan diplomatiknya sesuai kepentingan nasional. Perbedaan pandangan ini diperkirakan masih akan menjadi bahan pembahasan antara kedua negara, namun hingga kini tidak ada tanda bahwa hubungan diplomatik Malaysia dan Amerika Serikat akan terputus akibat polemik tersebut.

Bagikan