Pasutri Mengaku Jadi Korban Pengeroyokan Di Srigonco, Laporan Resmi Masuk Polres Malang

Red JPN

MALANG . Jelajahpenanews. Com — Kasus dugaan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menjadi sorotan. Peristiwa yang diduga terjadi pada Sabtu, 19 September 2026, itu disebut bermula dari persoalan kecemburuan masa lalu yang kembali mencuat.

Korban bernama Indra, bersama istrinya, mengaku mengalami tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh empat orang. Salah satu orang yang disebut dalam peristiwa tersebut berinisial T. Namun, dugaan keterlibatan masing-masing pihak masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum.

Akibat kejadian tersebut, Indra dan istrinya mengaku mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala, pipi, bibir, dan lutut. Keduanya disebut telah menjalani pemeriksaan visum serta melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Malang.

Berawal Saat Mengantar Istri Manggung di Acara Pernikahan
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak korban, peristiwa bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Indra mengantarkan istrinya ke sebuah acara pernikahan di Desa Srigonco untuk bekerja sebagai pengisi acara atau artis.

Namun, situasi yang semula berjalan biasa disebut berubah setelah Indra diduga dipegang atau dipiting oleh seorang pria berinisial T, kemudian dipukul pada bagian bibir hingga mengalami pembengkakan dan luka.

Situasi kembali memanas sekitar pukul 22.30 WIB. Merasa kondisi di lokasi sudah tidak kondusif dan khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Indra bermaksud mengajak istrinya pulang.

Akan tetapi, menurut pengakuan korban, saat hendak meninggalkan lokasi, Indra justru diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh empat orang yang disebut-sebut merupakan rekan dari pria berinisial T.

Dugaan pengeroyokan tersebut kini menjadi bagian dari perkara yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Persoalan Disebut Pernah Diselesaikan
Persoalan yang diduga menjadi latar belakang kejadian ini mengarah pada konflik lama yang disebut berkaitan dengan permasalahan lama atau cemburu.

Pihak korban mempertanyakan mengapa persoalan yang diduga telah berlalu bertah
https://www.instagram.com/p/DedODJVTrvc/?obrf=MXJmbG45MW15Z2l0bA==

Bagikan