Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Dari semua kegaduhan politik sejak Jokowi berkuasa hingga kini Gibran jadi wapres, harus diakui Jokowi dan Gibran hanyalah korban. Korban siapa? Korban para pendukung fanatiknya.
Dalam psikologi, mendukung fanatik, bukan positif tapi negatif karena akan menggelapkan mata, akan membenarkan semua kesalahan, salah benar akan dibela. Mendukung fanatik bukanlah mendorong maju apalagi menyelamatkan, tapi menjerumuskan dan mencelakakan.
Kalau didaftar para pendosa besar pada Jokowi adalah para buzzer, relawan Jokowi, “pasukan berani mati Jokowi” dan secara umum jama’ah termul se-Indonesia yang aktif membelanya. Para tokohnya, kalau diranking, mungkin Andi Aswan, Ade Armando dll. Kalau partai, pendosa besar pada Jokowi adalah PSI. Sebenarnya kasihan Jokowi dan Gibran, korban mereka semua, tapi ya gimana lagi. Ngopdud sajalah 😊☕🚬








