AS. JELAJAHPENANEWS. COM – Tahukah kamu kenapa hubungan AS-Malaysia tiba-tiba memanas minggu ini? Bukan soal dagang, tapi soal prinsip!
Semuanya berawal dari kasus “Network School”, komunitas digital nomad di Forest City, Johor, yang didirikan investor AS Balaji Srinivasan. Ramai di medsos kalau ada pesertanya warga Israel dengan paspor ganda yang masuk pakai paspor negara lain. Malaysia yang memang sejak lama tidak mengakui Israel dan tidak punya hubungan diplomatik langsung bereaksi keras.
Puncaknya pada Rabu, 15 Juli 2026, Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim menegaskan: “Jika ada warga negara Israel, mereka akan segera dideportasi karena kami tidak mengakui negara mereka.” Pemerintah Johor pun mendesak investigasi, dan pada Selasa, 21 Juli 2026, otoritas akhirnya menutup sementara Network School tersebut. Responnya di AS meledak. Pada 21 Juli 2026, 8 anggota Kongres AS yang dipimpin Greg Landsman mengirim surat resmi ke Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Mereka mengecam kebijakan itu sebagai diskriminatif dan mendesak AS untuk meninjau ulang hubungan keamanan dan ekonomi dengan Malaysia, serta menghentikan dana program pelatihan militer IMET jika Malaysia tidak mencabut kebijakan dalam 15 hari. Puncaknya, Kamis malam, 24 Juli 2026, Duta Besar Malaysia untuk AS, Muhammad Shahrul Ikram Yaakob, dipanggil oleh Departemen Luar Negeri AS untuk menjelaskan sikap Malaysia.
Ini bukan ancaman putus hubungan total secara resmi dari Gedung Putih, tapi tekanan politik yang sangat serius. Anwar sendiri pada 22 Juli 2026 tetap teguh: kebijakan larangan warga Israel ini bukan hal baru, sudah puluhan tahun berlaku. “Ini totally absurd… kami menentang kehadiran warga Israel, bukan Yahudi, tapi warga negara Israel karena mereka terlibat dalam pembunuhan dan penjajahan di Palestina dan Gaza,” tegasnya. Menlu Malaysia Mohamad Hasan juga menegaskan di depan media: “Malaysia tidak pernah mengakui Israel atau rezim Zionis. Jadi pelaksanaan kebijakan imigrasi kami konsisten dengan posisi itu.” Salut untuk konsistensi Malaysia!
Gimana menurutmu? Apakah langkah Anwar ini bentuk keberanian membela Palestina atau risiko besar untuk ekonomi Malaysia? Tulis pendapatmu di komen!
AnwarIbrahim #MalaysiaVsUSA #IsuPalestina #PolitikDunia #FaktaViral
SUMBER :
- Judul: Malaysia envoy summoned by US over Israel policy, Bernama says
Website: Reuters
Link: https://www.reuters.com/world/asia-pacific/malaysia-envoy-summoned-by-us-over-israel-policy-bernama-says-2026-07-24/
Tanggal: 24 Juli 2026 - Judul: PM Asserts Strong Stance Against Israelis Entering Malaysia
Website: BusinessToday
Link: https://www.businesstoday.com.my/2026/07/15/pm-asserts-strong-stance-against-israelis-entering-malaysia/
Tanggal: 15 Juli 2026 - Judul: Media Israel Gaduh Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
Website: Viv.co.id
Link: https://www.viv.co.id/read/167156/media-israel-gaduh-anwar-ibrahim-ancam-usir-warga-israel-dari-malaysia
Tanggal: 17 Juli 2026 (update pemberitaan 15 Juli 2026) - Judul: Malaysia-Israel Letter
Website: Wikipedia (merangkum surat resmi 8 anggota Kongres AS ke Marco Rubio)
Link: https://en.wikipedia.org/wiki/Malaysia-Israel_Letter
Tanggal: 21 Juli 2026 (Surat dikirim 21 Juli 2026, diakses 23 Juli 2026)








