Beijing. Jelajahpenanews. Com – DIBONGKAR! DALAM 7 BULAN, RUSIA & CHINA HAPUS DOLAR DARI $159 MILIAR PERDAGANGAN. “KERAJAAN USD” MULAI DIRUNTUHkan Sebuah tembok baru dibangun. Dan namanya bukan tembok Berlin. Rusia dan China baru saja melakukan hal yang 10 tahun lalu dianggap mustahil: Hampir menghapus total Dolar AS dari perdagangan mereka.
ANGKA YANG BIKIN WASHINGTON GELISAH
Data Bea Cukai China periode Januari – Juli 2026 baru rilis dan isinya nampol:
- Total perdagangan: $159 miliar → Naik 26% dibanding tahun lalu
- 99% pembayarannya pakai apa? Bukan Dollar. Tapi langsung Yuan China + Rubel Rusia
- Peran Dolar AS: “Residual” alias sisa-sisa doang. Hampir nol.
Para pejabat kedua negara mengkonfirmasi. Ini bukan uji coba. Ini sudah sistem permanen.
SANKSI BARAT MALAH JADI BUMERANG
Dulu Barat sanksi Rusia, blokir SWIFT, bekukan aset. Tujuannya: lumpuhkan ekonomi Moskow.
Hasilnya? Rusia lari ke pelukan China. Dan sekarang mereka bikin “jalan tol keuangan” sendiri.
Proyeksi tahun ini gila: Perdagangan bisa tembus $280 miliar. Semua lewat jalur yang tidak bisa disentuh Washington.
Ini bukti nyata jaringan keuangan paralel sudah hidup. Tidak pakai bank Barat. Tidak pakai SWIFT. Tidak pakai Dollar.
APA ARTINYA BUAT DUNIA?
Selama 80 tahun, hampir semua negara harus tukar Dollar dulu kalau mau dagang. Sekarang 2 ekonomi terbesar itu bilang: “Gak perlu.”
Kalau model ini ditiru India, Brasil, Arab Saudi… maka dominasi Dollar sebagai “raja mata uang” bakal beneran ditantang.
PERTANYAAN TERPANAS 👇
- Ini awal keruntuhan dominasi Dollar atau cuma aksi 2 negara yang disanksi?
- Setuju gak kalau Indonesia juga mulai pakai Rupiah-Yuan buat dagang biar gak kena imbas Dollar?
- Kalau AS marah, langkah balasan apa yang bakal diambil?
Komentar! Menurutmu era “Dolarisasi” udah tamat?
Rusia #China #DolarAS #Yuan #Rubel #DeDolarisasi #Perdagangan #EkonomiGlobal #SWIFT #Sanksi #Geopolitik #BRICS #BeaCukaiChina #MataUang #Keuangan #BreakingNews #trending #GlobalSelatan
“Kami tidak butuh perantara lagi untuk jual minyak dan beli barang.” – Pesan tersirat dari Moskow & Beijing ke Wall Street








