GRESIK, JelajahPenaNews.com – Keselamatan pengguna jalan kembali menjadi sorotan. Truk pengangkut urukan tanah yang melintas di Jalan Raya Cerme, Gresik, kedapatan membawa muatan tanpa ditutup terpal. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena material yang dibawa berpotensi jatuh maupun beterbangan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Menanggapi aduan masyarakat, anggota Satlantas Polres Gresik langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian memberikan imbauan sekaligus peringatan kepada pengemudi agar memastikan seluruh muatan ditutup dan diamankan sebelum kendaraan beroperasi di jalan raya.
Persoalan ini bukan sekadar masalah kebersihan jalan. Muatan tanah, pasir maupun batu yang tidak ditutup dengan baik dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara.
Material yang terjatuh dari bak truk dapat mengenai kendaraan lain, sementara pasir dan debu yang beterbangan berpotensi mengganggu pandangan pengendara, terutama pengguna sepeda motor yang berada tepat di belakang kendaraan pengangkut.
Praktis bukan berarti mengabaikan keselamatan. Pengemudi maupun pengusaha angkutan barang seharusnya memahami bahwa keamanan muatan merupakan bagian penting dari tanggung jawab ketika kendaraan memasuki jalan umum.
Aduan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti petugas Satlantas Polres Gresik menunjukkan bahwa persoalan seperti ini perlu mendapat perhatian serius. Jangan sampai menunggu terjadi kecelakaan terlebih dahulu baru dilakukan tindakan.
Para pengemudi angkutan barang diharapkan tidak hanya mengejar waktu dan target perjalanan, tetapi juga memastikan muatan benar-benar aman, tidak melebihi kapasitas, serta menggunakan penutup yang layak.
Masyarakat pun diimbau tetap berperan aktif menyampaikan laporan apabila menemukan kendaraan angkutan barang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai kelalaian menutup muatan menjadi penyebab jatuhnya korban.
(JelajahPenaNews.com)








