Jakarta. Jelajahpenanews. Com – PERSEKONGKOLAN INVESTASI PERBANKAN LEMAS TAK BERDAYA HADAPI KETEGASAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO. Mereka tidak ada untungnya Lagi Berinvestasi dengan cara kotor manipulasi harga UNDER INVOICING, TRANFER PRICING Manipulasi Kode Hs dan Pelarian devisa hasil tipuan di Indonesia. Mereka memilih kabur. Tiga Bank yang Menjadi Alat untuk Mengeruk Hasil usaha Kotor itu adalah
- CITI BANK saham terbesar Black Rock
- STANDARD CHARTERED saham mayoritas Temasek Holding Singapura.
- HSBC Pemegang saham mayoritas Black Rock dan Vanguard.
, Mereka Semua adalah satu Kesatuan Mafia Keuangan yang Tak ubahnya KARTEL INVESTOR. Mereka Pergi dengan Semua Dananya sekitar Rp 11,5 Trilyun.
,Dengan tidak adanya Pemasukan dari kegiatan ekspor CPO,Timah dan Batu Bara karena di tutup Presiden Prabowo. Mereka dinyatakan Pailit oleh Bos Mereka CEO STATE STREET Ronald P O’Hanley…,
,ini Bukti Presiden Prabowo Subianto Berhasil Mematikan Gurita raksasa Perekonomian Indonesia yang selama Puluhan tahun Mengeksplorasi menghisap Kekayaan Alam Nusantara. Saatnya Indonesia Bangkit Mengelola Semua Sumber Daya Alam tanpa Campuran Tangan Pihak Asing.








