SETAHUN KERUK Batubara senilai Rp 864 Triliun ,Namun Kaltim menerima uang Rp 8.5 Triliun

Red JPN

Kalimantan Timur. Jelajahpenanews. Com – Aktivitas pengangkutan batu bara di Sungai Mahakam diperkirakan menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp2,4 triliun per hari, atau setara Rp864 triliun dalam setahun. Namun, dana bagi hasil yang diterima Kalimantan Timur disebut hanya sekitar Rp8,56 triliun.

Di sisi lain, berbagai persoalan masih dihadapi daerah tersebut, mulai dari lubang bekas tambang yang belum direklamasi, kerusakan lingkungan, hingga tekanan terhadap ekosistem Sungai Mahakam.

Kondisi ini kembali memunculkan perdebatan mengenai keadilan pembagian manfaat dari pemanfaatan sumber daya alam. Sejumlah pihak menilai daerah penghasil masih menanggung dampak lingkungan dan sosial yang besar, sementara bagian yang diterima dinilai belum sebanding dengan nilai ekonomi yang dihasilkan. “Kita harus mulai bertanya, apakah model pembangunan seperti ini akan terus dipertahankan?

Kekayaan alam keluar dari daerah dalam jumlah sangat besar, sementara kerusakan lingkungannya tetap tinggal di sini,” demikian salah satu pandangan yang disampaikan terkait isu tersebut. Menurut Anda, apakah pembagian manfaat dari kekayaan alam Kalimantan Timur sudah mencerminkan rasa keadilan?

batubara #kalimantan #kekayaanalam #sumberdayaalam #tambang #sumberenergi

Bagikan