SURABAYA , Jelajahpenanews. Com — Sebanyak 30 pelaku UMKM dari Surabaya dan Sidoarjo berkumpul bukan sekadar untuk merajut benang, tetapi untuk merajut peluang usaha. Suasana penuh kreativitas mewarnai kegiatan Kelas Merajut UMKM Surabaya yang digelar oleh UMKM Jaya Makmur pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Rumah BUMN Mandiri, Jalan Khairil Anwar No. 20, Surabaya.
Berbeda dari pelatihan keterampilan pada umumnya, kelas ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus tempat bertukar pengalaman bagi para pelaku usaha di bidang rajutan dan handmade. Tujuannya jelas: meningkatkan keterampilan, kualitas produk, serta mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih baik.

Hadir sebagai pemateri, Ibu Yus Taufik, master rajut asal Surabaya sekaligus owner Rumah Trampil dan pembina UMKM. Dengan pengalaman dan keterampilannya, Yus Taufik membagikan berbagai pengetahuan serta teknik merajut kepada para peserta.
Bagi para peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk tidak berhenti pada kemampuan membuat produk, tetapi terus mengembangkan kreativitas agar hasil karya memiliki nilai tambah dan semakin layak dipasarkan.
“Merajut bukan hanya soal menyatukan benang menjadi sebuah produk. Di tangan pelaku UMKM, keterampilan merajut dapat menjadi pintu untuk menciptakan produk kreatif sekaligus membuka peluang ekonomi,” menjadi semangat yang terasa dalam kegiatan tersebut.
Bukan Sekadar Pelatihan, Tetapi Ruang untuk Bertumbuh
Kelas Merajut UMKM Surabaya ini merupakan bagian dari komitmen UMKM Jaya Makmur dalam mendampingi dan meningkatkan kapasitas para pelaku usaha. Kegiatan serupa direncanakan dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali, sehingga peserta memiliki kesempatan untuk terus belajar, memperbaiki kualitas keterampilan, dan mengikuti perkembangan kreativitas produk handmade.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus UMKM Jaya Makmur, Drh. Kadar Rachman dan Ibu Lucky, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pengembangan keterampilan bagi para pelaku UMKM.
Menurut penyelenggara, keberlanjutan pelatihan menjadi penting karena tantangan UMKM tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan produk. Pelaku usaha juga dituntut untuk terus kreatif, meningkatkan kualitas, mengikuti tren, dan menciptakan produk yang memiliki nilai jual.
Karena itu, kelas merajut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan belajar membuat kerajinan, tetapi sebagai bagian dari proses panjang membangun UMKM yang mandiri, kreatif, produktif, dan mampu berkembang.
Merajut Hari Ini, Menenun Masa Depan
Antusiasme 30 peserta dari Surabaya dan Sidoarjo menjadi bukti bahwa keterampilan handmade masih memiliki ruang besar untuk berkembang di tengah industri kreatif yang semakin dinamis.
Dari sehelai benang, lahir sebuah karya. Dari sebuah karya, terbuka peluang usaha. Dan dari peluang usaha itulah, diharapkan lahir UMKM yang semakin kuat.
UMKM Jaya Makmur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rumah BUMN Mandiri Surabaya selaku tuan rumah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan antusias, Ibu Yus Taufik selaku pemateri, serta seluruh pengurus UMKM Jaya Makmur yang turut mendukung kegiatan tersebut.
Ke depan, UMKM Jaya Makmur berharap pelaksanaan kelas merajut berikutnya dapat berlangsung semakin baik, lebih lengkap, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pelaku UMKM.
UMKM Jaya Makmun Naik Kelas








