Papua . Jelajahpenanews. COM – Pertama kali mendengar krisis pangan dan kelaparan di Papua pada jaman Pak SBY. Lebih 50 orang meninggal dunia di Yakuhimo karena kelaparan.
Ternyata ini bukan kejadian yang pertama, dan sayangnya, bukan juga yang terakhir kali.
Sampai tahun 2023, bencana Kelaparan masih juga terulang dan menimbulkan korban meninggal dunia.
Harga Sembako juga khususnya di Wilayah Pedalaman berkali-kali lipat. Karena Sembako termasuk beras didatangkan dari luar Papua.
Padahal Papua Tanahnya subur. Papua itu bukan Gurun Pasir. Padi dan makanan pokok lainnya seharusnya bisa tumbuh subur.
Sayangnya sebagian orang tetap berpikiran kerdil. Atas nama Pelestarian Alam, menolak Program Cetak Sawah di Papua.
Kita sekarang bukan lagi di Jaman Batu. Tidak bisa mengandalkan gaya hidup tradisional. Berburu dan mengandalkan sagu!
Masyarakat di Papua sekarang jumlahnya semakin bertambah. Pola makan bergeser dan sekarang mayoritas mengonsumsi Nasi.
Mau tidak mau, semua harus disesuaikan dengan jaman. Termasuk penyediaan pangan.
Kita yang diluar Papua mungkin bisa dengan seenaknya bilang “Jaga Alam Papua, tolak cetak Sawah!”
Terus orang Papua mau makan apa?
Mengandalkan Sagu? Memang seberapa banyak lagi disana yang makanan pokoknya sagu?
Kiriman beras dari Sulawesi?
Harga beras jadi mahal karena biaya logistiknya. Belum lagi kalah gagal panen di Sulawesi, apa yang mau dikirim?
Lagian apa Cetak Sawah di Sulawesi itu di atas awan? Ya nggakan, mau tidak mau “merusak” Alam juga!
Jadi jangan berpikir kerdil-lah.
Orang-orang yang menolak Program Cetak Sawah di Papua apa tanggung jawab kalau kelak terjadi lagi Bencana Kelaparan disana?
Orang-orang yang menolak Program Cetak Sawah di Papua apa mau menalangi biaya logistik yang mahal kirim beras ke Papua?
Kalau alasannya demi menjaga kelestarian Alam Papua, ya sekalian aja semua spesies manusia diusir dari Papua.
Kalau mau maju dan modern, ya harus ada yang dikorbankan.
Jakarta itu juga dulu kebun dan sawah. New York di Amerika itu dulunya kawasan Hutan, Ladang dan Perkebunan!








