Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Fokus pengamanan aparat difokuskan pada kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, yang menjadi target utama elemen massa dari Aliansi Rakyat Bersatu (ARIB) serta gelombang pergerakan massa daerah seperti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Langkah persiapan dan antisipasi yang dilakukan oleh kepolisian dan tentara meliputi:
- Penebalan Pasukan dan Barikade KetatPengamanan Berlapis: Melanjutkan pola pengamanan dari aksi mahasiswa sebelumnya pada pertengahan Agustus yang mengerahkan lebih dari 9.000 personel gabungan TNI-Polri, aparat kembali mempersiapkan formasi pengamanan ketat di sekitar ring satu pusat pemerintahan dan legislatif.
Kendaraan Taktis: Puluhan motor trail, mobil komando penghalau massa, gas air mata, serta mobil water cannon disiagakan di titik penutupan jalan untuk mencegah massa merangsek masuk ke area vital.
- Penyekatan Ruang Gerak MassaBelajar dari penanganan aksi demonstrasi BEM UI dan FMN sebelumnya, polisi menerapkan tindakan tegas berupa blokade jalur-jalur utama menuju pusat kota (seperti kawasan Bundaran HI dan jalan protokol) dengan alasan menjaga stabilitas ekonomi dan kelancaran lalu lintas.
Aparat melakukan pengawasan ketat terhadap rombongan massa dari luar daerah yang mulai bertolak ke Jakarta sejak jauh-jauh hari agar tidak memicu kericuhan di Ibu Kota.
- Imbauan Kamtibmas dan Patroli GabunganPatroli Wilayah: Panglima TNI bersama Kapolri menegaskan bahwa patroli gabungan terus ditingkatkan untuk meminimalisasi potensi provokasi di akar rumput.
Seruan Jaga Jakarta: Lembaga adat seperti Badan Musyawarah (Bamus) Betawi berkoordinasi dengan aparat, secara terbuka mengimbau massa aksi untuk menahan diri dan meminta semua elemen menjaga Jakarta agar tetap kondusif.
Isu dan Tuntutan Utama AksiMassa yang akan turun pada aksi 27 Agustus 2026 membawa agenda nasional yang sangat krusial, di antaranya:RUU Perampasan Aset: Mendesak DPR RI untuk segera menetapkan kejelasan lini masa pengesahan RUU Perampasan Aset guna memiskinkan koruptor.
Hukuman Mati bagi Koruptor: Menuntut ketegasan hukum tertinggi sebagai efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi.








