Banggai Kepulauan, jelajahpenanews . Com – Humas BKN, Saat bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (03/11/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengajak sekitar 6.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan menghadirkan birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mengingatkan para ASN bahwa jabatan bukanlah ukuran keberhasilan seorang ASN. Sebaliknya menurutnya, ukuran sesungguhnya adalah seberapa besar dampak, solusi, dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Prof. Zudan yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional menegaskan bahwa ASN merupakan wajah negara. Baik buruknya citra pemerintah di mata masyarakat sangat ditentukan oleh kinerja dan kualitas pelayanan yang diberikan para ASN. “Jabatan adalah amanah yang harus diukur dari seberapa besar dampak, solusi, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap keluhan masyarakat bukanlah gangguan bagi birokrasi, melainkan masukan berharga untuk memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Karena itu, ASN dituntut mengubah pola pikir dan budaya kerja. Orientasi birokrasi tidak boleh berhenti pada penyelesaian administrasi dan rutinitas pekerjaan, tetapi harus berfokus pada kemudahan serta kepuasan masyarakat.
Secara khusus, Prof. Zudan menyampaikan enam pesan penting kepada ASN Banggai Kepulauan. Pertama, menempatkan masyarakat sebagai pemilik daerah yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik. Kedua, memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan bersahabat. Ketiga, membantu masyarakat yang datang ke unit pelayanan yang tidak tepat, bukan justru membiarkan mereka kebingungan atau berpindah-pindah tempat. Keempat, menghadirkan pelayanan jemput bola dengan memanfaatkan teknologi digital. Kelima, mendorong para pemimpin ASN untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan merasakan persoalan yang mereka hadapi. Keenam, berani berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan karakteristik wilayah kepulauan, Prof. Zudan sebut masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan membutuhkan perhatian khusus dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya dibebani perjalanan berulang kali untuk mendapatkan layanan. Pemerintah perlu memperkuat pelayanan bergerak dan pendekatan jemput bola, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun administrasi kependudukan.
Melalui enam pesan tersebut, Prof. Zudan berharap sekitar 6.000 ASN Banggai Kepulauan semakin memperkuat komitmen sebagai pelayan publik dan menghadirkan birokrasi yang berdampak nyata. Ia berharap momentum HUT ke-27 Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati.








