Jakarta, jelajahpenanews. COM – 29 Juli 2026 – Pasar keuangan Tanah Air sedang diuji. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali terperosok hingga menyentuh level psikologis Rp18.105 per USD pada pagi ini . Pelemahan ini tak lepas dari sentimen negatif pasca pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang diumumkan secara resmi pada Minggu, 26 Juli 2026 lalu .
Meskipun Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry Damayanti, telah berusaha menenangkan pasar dengan memastikan independensi dan stabilitas kebijakan bank sentral tetap terjaga , kekhawatiran mengenai transisi kepemimpinan justru menjadi pukulan telak. Tekanan terhadap rupiah diperparah oleh tensi geopolitik global yang memanas, sehingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terpengaruh. Pada perdagangan Senin (27/7), IHSG langsung merosot ke level 6.185,78 . Pasar tampak “rewel” karena khawatir dengan independensi BI ke depan di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian .
Memasuki pekan ini, semua mata tertuju pada langkah pemerintah dalam proses suksesi kepemimpinan BI. Pelaku pasar bersikap menunggu (wait and see) sembari mencermati arah kebijakan moneter selanjutnya, terutama terkait inflasi dan stabilitas rupiah . Namun, di tengah guncangan ini, pengamat menilai pengunduran diri Perry adalah hak pribadi dan transisi kepemimpinan berjalan sesuai aturan, meskipun dampak jangka pendeknya tak terhindarkan . Apakah rupiah akan kembali stabil? Kita pantau bersama.
Rupiah #IHSG #BankIndonesia #PerryWarjiyo #EkonomiIndonesia
Daftar Sumber:
- Judul: Pjs Gubernur BI Bicara Rupiah dan IHSG Babak Belur Usai Perry Warjiyo Mundur
Website: Inilah.com
Link: https://www.inilah.com/pjs-gubernur-bi-bicara-rupiah-dan-ihsg-babak-belur-usai-perry-warjiyo-mundur
Terbit: 27 Juli 2026 - Judul: Pengunduran Diri Gubernur BI, Dominasi Fiskal, dan Premi Risiko
Website: HIMDASUN
Link: https://himdasun.or.id/2026/07/29/pengunduran-diri-gubernur-bi-dominasi-fiskal-dan-premi-risiko/
Terbit: 29 Juli 2026








