IRAN. JELAJAHPENANEWS. COM – Juru bicara militer Iran memperingatkan Amerika Serikat jika serangan terhadap wilayah selatan Teheren terus berlanjut.
Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia mengatakan perang kini memasuki fase baru setelah pelanggaran gencatan senjata oleh AS.
“Kita sekarang menyaksikan fase baru perang, ungkapnya dikutip Mehr pada Jumat (24/7).
Menurutnya, operasi balasan Angkatan Bersenjata Iran akan terus berlangsung selama serangan terhadap infrastruktur Iran belum dihentikan.
Akraminia menegaskan, rakyat AS harus memahami bahwa perang seperti ini tidak bisa berlangsung tanpa konsekuensi yang semakin besar.
Ia mengatakan Iran telah menyiapkan strategi dan skenario baru untuk menghadapi setiap langkah yang diambil Washington.
Menurutnya, strategi baru tersebut dirancang agar AS tidak mampu mempertahankan perang dalam jangka panjang.
Akraminia juga menegaskan Iran akan turun ke lapangan dengan cara berbeda apabila serangan terus dilakukan.
Ia menyebut memasuki arena peperangan baru menjadi salah satu pilihan strategis yang sedang dipersiapkan Iran.
Meski demikian, sejumlah strategi lain belum diungkap dan akan diumumkan pada waktu yang dianggap tepat.
Akraminia mengatakan masa gencatan senjata dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapan seluruh kekuatan militer Iran.
Ia menyebut moral pasukan, angkatan udara, dan pertahanan udara kini berada dalam kondisi yang lebih siap.
Mengenai kemungkinan invasi darat, Iran mengaku telah menyiapkan pasukan untuk menghadapi seluruh skenario yang mungkin terjadi.
Menurutnya, pasukan musuh justru akan menghadapi kerentanan yang lebih besar apabila memasuki wilayah Iran melalui jalur darat.
Akraminia menilai operasi darat akan memberi peluang lebih besar bagi Iran untuk menimbulkan kerugian dan korban di pihak lawan.
Sebagai penutup, ia menegaskan Angkatan Bersenjata Iran telah menyiapkan seluruh rencana untuk membalas setiap agresi yang dilakukan musuh.
(Tribun-Video.com)
Foto 1: Pihak militer Iran melayangkan peringatan keras ke AS agar segera menghentikan gempuran ke kawasan selatan Teheran.(Tribun Network)
Foto2: Peringatan tersebut disampaikan oleh Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menyusul eskalasi konflik yang kian memanas.(Tribun Network)
Foto3: Ia menegaskan pertempuran telah memasuki babak baru akibat tindakan AS yang dinilai merusak kesepakatan gencatan senjata. (Tribun Network)








