Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja Bersatu Bangun Ekonomi Banten

Red JPN

TANGERANG . Jelajahpenanews. COM – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, meningkatkan daya saing industri, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri CEO Gathering dan Economy Outlook bersama Gubernur Banten serta Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP APINDO Banten 2026 yang berlangsung di PT Adis Dimension Footwear, Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Dalam forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan tersebut, Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov Banten siap menjadi mitra strategis bagi para investor dan pengusaha yang selama ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemprov Banten berkomitmen menciptakan iklim usaha yang baik. Kami ingin menjadi mitra bagi investor dan pengusaha yang telah berkontribusi menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Andra Soni.

Forum tersebut juga membahas prospek ekonomi Banten tahun 2026–2027 yang diperkirakan masih menghadapi tantangan akibat ketidakpastian ekonomi global. Namun demikian, seluruh peserta optimistis bahwa melalui kolaborasi yang kuat, Banten mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing industrinya.

Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian adalah penguatan kualitas sumber daya manusia melalui program APINDO Daya, yang meliputi pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri, pelatihan keterampilan digital, pemasaran digital bagi generasi muda, hingga program pemberdayaan masyarakat melalui Bina Desa.

Sebagai bentuk implementasi nyata, APINDO juga menandatangani kerja sama dengan PT Kawasan Industri Modern untuk pengadaan lahan sekolah vokasi. Program tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang siap memasuki dunia industri sekaligus menjawab kebutuhan perusahaan akan SDM yang kompeten.

Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menilai Banten memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat industri nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing investasi di tengah tekanan ekonomi global.

Senada dengan itu, Ketua DPP APINDO Banten Tomy Rachmatullah menegaskan bahwa dunia usaha harus mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha maupun kesejahteraan tenaga kerja.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Provinsi Banten bersama APINDO memperlihatkan komitmen membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja diharapkan mampu menjadikan Banten sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus daerah tujuan investasi yang semakin kompetitif di Indonesia.(voicewords.pers.co.id)
Sumber:
Pemerintah Provinsi Banten – Siaran Pers Resmi.
APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia).

Bagikan