Awal Karier Militer Wiranto: Dari Daerah ke Pusat Komando

Red JPN

Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Setelah lulus dari Akademi Militer Indonesia pada tahun 1968, Wiranto memulai perjalanan militernya jauh dari pusat kekuasaan, tepatnya di wilayah Sulawesi Utara. Di daerah inilah ia menempa dasar kepemimpinan dan pengalaman lapangan, meniti karier secara bertahap dari Komandan Peleton hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon pada tahun 1982.

Usai menjalankan tugas di daerah, ia kemudian dipanggil ke pusat dan bertugas di Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Mabes ABRI) selama kurang lebih dua tahun. Pengalaman ini menjadi pintu masuk bagi Wiranto untuk memahami dinamika strategis di tingkat nasional.

Pada tahun 1985, kariernya semakin menanjak ketika ia bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), salah satu satuan elite dan paling prestisius di tubuh TNI AD. Di sana, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Brigade yang berbasis di Jawa Timur.

Dua tahun kemudian, pada 1987, Wiranto kembali dipindahkan ke Jakarta. Ia mengemban tugas sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad sebuah posisi strategis yang menandai semakin kuatnya peran dan kepercayaan terhadap dirinya dalam struktur komando militer.

Perjalanan awal ini menunjukkan pola khas dalam karier militer: dimulai dari daerah terpencil, ditempa dalam tugas lapangan, lalu perlahan masuk ke lingkaran pusat kekuasaan melalui jabatan-jabatan strategis.

Wiranto

SejarahMiliter

TNI

Kostrad

ABRI

KarierMiliter

SejarahIndonesia

Bagikan