Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Nama Rano Karno telah lama menjadi bagian dari napas warga Jakarta. Namun, mulai tahun 2025, sosok yang akrab disapa “Bang Doel” ini tidak lagi hanya menyapa melalui layar televisi. Secara resmi, Rano Karno kini mengemban amanah baru sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2030, mendampingi Gubernur Pramono Anung.
Masa Kecil: Melawan Kemiskinan dengan Literasi
Lahir pada 8 Oktober 1960 di Jakarta, masa kecil Rano jauh dari kata mewah. Sebagai putra dari aktor legendaris Soekarno M. Noer, ia dibesarkan di Kemayoran dalam kondisi ekonomi yang sulit. Keterbatasan biaya sekolah tak menyurutkan semangatnya; Rano kecil justru menghabiskan waktu di perpustakaan Balai Pustaka, melahap karya-karya klasik seperti Malin Kundang dan Salah Asuhan.
Kebiasaan membaca inilah yang membantunya memenangkan audisi film pertamanya di usia 10 tahun. Tak lama kemudian, perannya dalam Si Doel Anak Betawi (1972) melambungkan namanya ke puncak popularitas, sekaligus menjadi identitas yang melekat erat hingga kini.
Legenda Si Doel: Mendobrak Sekat Budaya
Karier hiburannya mencapai puncak monumental lewat serial Si Doel Anak Sekolahan. Meskipun awalnya sempat diragukan karena dianggap terlalu “kedaerahan”, Rano yang bertindak sebagai sutradara, penulis, sekaligus pemeran utama berhasil membuktikan bahwa nilai-nilai keluarga Betawi bisa diterima secara nasional. Melalui tokoh Kasdullah, ia menanamkan pesan pentingnya pendidikan bagi anak muda Jakarta.
Diplomasi Politik: Dari Banten Kembali ke Jakarta
Karier politik Rano dimulai dari jenjang lokal sebagai Wakil Bupati Tangerang (2008), lalu meningkat menjadi Wakil Gubernur Banten (2011). Ia kemudian mencatatkan sejarah sebagai Gubernur Banten definitif pada 2015, menggantikan Ratu Atut Chosiyah.
Setelah menuntaskan tugas di Banten dan sempat menjabat sebagai Anggota DPR RI, “panggilan” untuk membangun tanah kelahirannya kembali bergema. Di tengah dinamika Pilkada 2024, Rano mengambil langkah berani dengan mundur dari kursi legislatif demi maju sebagai Cawagub DKI Jakarta.
Kemenangan Bersejarah Satu Putaran
Pasangan Pramono Anung-Rano Karno, yang populer dengan sebutan “Mas Pram & Bang Doel”, mengukir sejarah baru dalam demokrasi Jakarta. Diusung oleh PDI Perjuangan, mereka berhasil meraih kemenangan telak 50,07% (2.183.239 suara). Hasil ini menjadikan mereka pasangan pertama dalam sejarah Pilgub Jakarta yang berhasil menang dalam satu putaran langsung.
Pada 20 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik keduanya di Istana Negara.
Harapan Baru untuk Ibu Kota
Kini, Jakarta menanti tangan dingin sang “Anak Betawi”. Dengan latar belakang sebagai Duta UNICEF dan pengalaman panjang di eksekutif, Rano diharapkan mampu membawa sentuhan humanis dalam pembangunan Jakarta yang semakin modern.
Bagi banyak warga, kemenangan ini bukan sekadar politik, melainkan kembalinya sosok “Babeh” yang mengerti denyut nadi rakyat kecil. Perjalanan Rano Karno adalah bukti nyata dari kutipan filmnya sendiri: bahwa anak Betawi bisa jadi gubernur (atau wakil gubernur), asalkan punya tekad dan pendidikan yang kuat.
Sumber: Wikipedia








