Jakarta. Jelajahpenanews. Com Dalam sebuah upacara militer yang khidmat dan sarat makna, Feisal Tanjung selaku Panglima ABRI secara resmi menyerahkan Panji Kehormatan TNI Angkatan Udara kepada Sutria Tubagus. Momentum ini menandai pergantian jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Udara dari Rilo Pambudi kepada penerusnya.
Prosesi berlangsung di Yogyakarta pada Senin, 18 Maret 1996. Penyerahan pataka bukan sekadar simbol seremonial, melainkan representasi kehormatan, tanggung jawab, dan kesinambungan kepemimpinan dalam menjaga kedaulatan udara nasional.
Di hadapan jajaran perwira tinggi dan undangan yang hadir, momen tersebut menjadi penegasan bahwa tongkat komando TNI AU berpindah tangan dengan penuh kehormatan dan kesiapan. Pergantian ini juga mencerminkan dinamika organisasi militer yang terus bergerak, beradaptasi, dan memperkuat diri menghadapi tantangan zaman.
Dengan berakhirnya masa jabatan Rilo Pambudi, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Sutria Tubagus, membuka babak baru bagi perjalanan TNI Angkatan Udara dalam mengemban tugas negara.








