Surabaya, JelajahPenaNews.com — 12 Desember 2025. Paguyuban UMKM Jaya Makmur Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya perajin lokal dengan menggelar Pelatihan Merajut Batch 3 di Gedung UMKM binaan Bank Mandiri Jawa Timur, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini menghadirkan perajin senior sekaligus ikon kerajinan rajut Surabaya, Bunda Yus Sudarsih, yang pernah menerima penghargaan Pahlawan Ekonomi Kreatif Kota Surabaya dari Wali Kota Tri Rismaharini. Kehadirannya menjadi magnet utama bagi para peserta yang ingin memperdalam keterampilan sekaligus memahami tren industri kreatif modern.
Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta yang datang tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai wilayah Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Gresik. Antusiasme peserta dari luar kota menunjukkan kuatnya minat masyarakat terhadap peluang ekonomi kreatif berbasis kerajinan rajut.

Dewan Pengawas UMKM Jaya Makmur, Noor Syailendra, mengapresiasi semangat seluruh peserta.
“Antusiasme yang datang dari berbagai daerah membuktikan bahwa potensi ekonomi kreatif kita sangat besar. Pelatihan seperti ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan kualitas, keterampilan, dan daya saing UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua UMKM Jaya Makmur, Dr. Kadar Rachman, menyebut pelatihan batch 3 ini merupakan bagian dari agenda pembinaan berkelanjutan.
“Kami ingin UMKM di Jawa Timur, khususnya sektor rajut, dapat naik kelas melalui pelatihan intensif dan pendampingan yang tepat sasaran,” jelasnya.
Dukungan serupa disampaikan Pembina UMKM Jaya Makmur, Ir. Ruspandi, M.Sc, yang menegaskan bahwa dunia rajut kini telah berkembang pesat.
“Produk rajut tidak lagi dipandang sebagai kerajinan sederhana. Saat ini sudah masuk ke industri fashion, dekorasi, hingga aksesori bernilai ekonomi tinggi. Inovasi adalah kunci,” tegasnya.
Pelatihan semakin menarik berkat sesi praktik langsung bersama Bunda Yus Sudarsih. Para peserta diajak mempelajari teknik merajut modern, eksplorasi pola kreatif, hingga tips pengembangan produk yang bernilai jual tinggi. Dalam kegiatan tersebut juga dipamerkan berbagai karya, mulai dari tas, outer, pakaian, aksesori, hingga dekorasi rumah, yang menginspirasi terciptanya kolaborasi antar-UMKM.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif mengenai jejaring usaha, peluang pemasaran, hingga akses permodalan. UMKM Jaya Makmur berharap pelatihan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Jawa Timur sekaligus mendorong lebih banyak perajin lokal untuk terus berinovasi dan berkembang di industri rajut yang semakin kompetitif.







