Pecah Rekor MURI! Inilah Sosok Gubernur Genius yang Sukses Borong 81 Persen Suara Rakyat Tanpa Tanding!

Reporter : karjoko

Gorontalo. Jelajahpenanews. Com – Dalam sejarah pesta demokrasi di Indonesia, mengumpulkan mayoritas suara rakyat bukanlah perkara mudah. Namun, sebuah fenomena politik yang luar biasa berhasil diukir oleh Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad Al-Haddar.

Putra asli Gorontalo kelahiran 20 Mei 1952 ini sukses menorehkan tinta emas dengan memenangkan pemilu gubernur lewat persentase yang sangat fantastis, hingga namanya resmi dicatatkan dalam rekor MURI sebagai kemenangan tertinggi di tanah air!

Membangun Gorontalo dari “Halaman Belakang” Menjadi Provinsi Inovasi
Karier politik Fadel Muhammad mencapai puncak kegemilangannya saat beliau dipercaya memimpin tanah kelahirannya sebagai Gubernur Provinsi Gorontalo pertama. Menjabat selama dua periode (2001–2009), ia sukses menyulap Gorontalo—yang semula dianggap sebagai daerah tertinggal di halaman belakang Sulawesi—menjadi provinsi inovasi yang maju pesat.

Fadel menerapkan strategi pembangunan daerah yang bertumpu pada sektor agribisnis, khususnya ekonomi jagung. Berkat tangan dinginnya, industri pertanian lokal meroket tajam dan beliau dianugerahi Piagam Ketahanan Pangan Abadi.

Keberhasilan nyata inilah yang membuat rakyat jatuh cinta. Pada pilkada periode keduanya, Fadel Muhammad memborong total 81 persen suara masyarakat Gorontalo. Angka mutlak tanpa tanding ini menjadi rekor nasional kemenangan pilkada tertinggi di Indonesia. Di internal Partai Golkar, integritas dan prestasinya ini membuat Fadel dijuluki sebagai tokoh “Golkar Putih”.

Dari Anak Penjual Roti hingga Menjadi Konglomerat Bisnis
Jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan (entrepreneurship) Fadel sebenarnya telah ditempa sejak masa kanak-kanak saat membantu ibunya berjualan roti. Kemampuan bisnisnya kian teruji saat ia menempuh kuliah teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional pada tahun 1975.

Setelah lulus sebagai Insinyur ITB pada tahun 1978, Fadel merintis karier profesional dengan mendirikan PT Bukaka Teknik Utama. Memulai langkah dari sebuah bengkel kecil reparasi alat berat, Bukaka di bawah kendalinya sukses meroket menjadi perusahaan engineering multinasional yang sangat terpandang.

Pengabdian Paripurna di Kabinet SBY dan Kursi Guru Besar
Prestasi gemilang di daerah membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menariknya ke ibu kota untuk dilantik menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II (2009–2011).

Setelahnya, langkah politik Fadel berlanjut ke parlemen dengan terpilih sebagai Anggota DPR-RI (periode 2014–2019) sekaligus Ketua Komisi XI. Di sana, ia sukses mendesak Bank Indonesia untuk menurunkan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 22% menjadi angka tunggal demi menghidupkan UMKM. Pengabdian legislatifnya pun makin paripurna saat ia terpilih sebagai Anggota DPD-RI sekaligus Wakil Ketua MPR-RI periode 2019–2024.

Tidak hanya tuntas di dunia bisnis dan politik, Fadel juga mencapai puncak karier akademik. Atas ketekunan dan sumbangsih pemikirannya yang mendalam, beliau resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) Ilmu Kewirausahaan Sektor Publik di Universitas Brawijaya—menjadikannya sebagai satu-satunya profesor di Indonesia untuk bidang keahlian langka tersebut.

Sumbet: Wikipedia

FadelMuhammad #GubernurGorontalo #MenteriKelautan #WakilKetuaMPR #GolkarPutih #TokohGorontalo #KisahInspiratif #GuruBesarUB #SBY #InfoViral #BanyakYangBelumTahu #RekorMURI #PecahRekor

Bagikan