JAKARTA, Jelajahpenanews. Com – Senin,(7/9/2026) – Maestro wayang kulit legendaris Indonesia, Ki Manteb Soedharsono, kembali dikenang melalui pagelaran seni budaya yang menyoroti keahlian ikoniknya dalam teknik sabetan (gerakan wayang) saat adegan perang. Pagelaran ini didedikasikan untuk menghormati kontribusi besar almarhum dalam dunia pewayangan Nusantara.
Ki Manteb Soedharsono dikenal luas sebagai pelopor dramatisasi lakon wayang, terutama dalam memperagakan adegan perang yang dinamis, cepat, dan penuh estetika.
Julukan “Maestro Sabetan” melekat erat pada dirinya berkat inovasi teknik menggerakkan wayang kulit yang menggabungkan unsur seni bela diri, kecepatan tangan, dan sinkronisasi musik gamelan yang ritmis.
Kegiatan mengenang sang maestro ini diselenggarakan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya sekaligus inspirasi bagi generasi muda pedalangan.
Acara diisi dengan pementasan seni, diskusi budaya mengenai teknik “sabetan” khas Ki Manteb, serta pameran dokumentasi perjalanan karier sang dalang legendaris.
Melalui rilis ini, pihak panitia dan keluarga berharap dedikasi Ki Manteb Soedharsono dalam memodernisasi tanpa menghilangkan pakem asli wayang kulit dapat terus dipelajari.
Semangat inovasi beliau diharapkan tetap hidup dalam sanubari para praktisi seni tradisi di era modern.(Widi)








