Surabaya. Jelajahpenanews. Com — Menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah ﷺ sejak usia dini menjadi langkah utama yang ditempuh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Haqqul Amin. Melalui pengenalan seni sholawat Al-Banjari, para peserta didik diajak untuk mencintai dan gemar bersholawat sebagai wujud mahabbah kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Pengenalan seni Al-Banjari ini tidak hanya memperindah lantunan sholawat, tetapi juga membentuk karakter serta menumbuhkan kerinduan anak-anak kepada sosok Rasulullah. Dengan irama yang merdu dan syair yang penuh makna, diharapkan benih-benih kecintaan kepada Sang Nabi tumbuh subur dalam jiwa mereka sejak dini. Langkah ini sejalan dengan semangat menjaga tradisi syiar Islam yang kental di tanah Jawa Timur, sekaligus melestarikan budaya sholawat agar tetap hidup di tengah generasi penerus. Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ pun menjadi momen istimewa yang senantiasa dinantikan setiap tahunnya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid Haqqul Amin, Wonokromo, Surabaya, turut dipenuhi antusiasme luar biasa dari warga RT 07 RW 05. Dukungan warga menjadi penyemangat tersendiri bagi para santri TPQ dalam menampilkan kemampuannya.
Takmir Masjid, Ustadz Slamet Hariono, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi kali ini merupakan rangkaian kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. “Alhamdulillah, jumlah santri TPQ saat ini mencapai 65 anak. Mereka adalah penerus dan generasi yang kelak akan melanjutkan dakwah di wilayah Wonokromo ini,” ujarnya.
Acara peringatan Maulid Nabi ﷺ yang telah dipersiapkan secara matang oleh pihak takmir maupun warga RT 07 RW 05 dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan dimulai setelah salat Isya, diawali dengan lantunan sholawat yang menggema memenuhi ruangan majelis. Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ustadz Ai Affandi selaku penceramah.
Dalam sambutannya, Kepala TPQ Haqqul Amin, Ustadzah Hamidah, S.Ag., menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas keberhasilan pembentukan kelompok seni Banjari dan Hadrah di lembaganya.
“Alhamdulillah, dengan segala rahmat dan anugerah Allah SWT, keinginan para santri untuk belajar seni Banjari dan Hadrah sedikit demi sedikit dapat terwujud. Dukungan dana tak hanya datang dari para santri, namun juga para donatur yang menyokong kegiatan positif di TPQ Haqqul Amin. Alhamdulillah luar biasa! Sebagian anak memang sudah mulai mampu melantunkannya meski belum sempurna, sebagian lainnya belajar dari nol hingga akhirnya mampu menabuh alat musik Banjari. Semua berkat kegigihan mereka untuk belajar di bawah bimbingan pelatih, Mas Afa (Wafara Attannury),” tutur Ustadzah Hamidah dengan penuh haru.
“Oleh sebab itu, kami terus berupaya menanamkan cinta kepada Rasulullah pada seluruh santri TPQ Haqqul Amin, sekaligus meneladani sifat-sifat Beliau melalui mukjizat terbesarnya, yaitu Al-Qur’an. Harapan kami, bismillah, mereka, kami, dan kita semua semakin gemar membaca Al-Qur’an, mentadabburi maknanya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari — baik melalui lantunan Kalamullah maupun melalui syair-syair sholawat yang merdu untuk Nabi Muhammad ﷺ,” tambahnya.
Semoga dari TPQ Haqqul Amin lahir anak-anak yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, namun juga tumbuh besar dengan penuh cinta kepada Rasulullah ﷺ.
(Red/Diyah)
Editor: Mukhlis








