Jakarta. Jelajahpenanews. COM – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menjajaki kerja sama ekspor listrik ke Singapura. Arahan tersebut disampaikan saat pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Kepresidenan Jakarta.
Dalam pernyataannya, Prabowo menjelaskan bahwa Danantara ditunjuk untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas, sekaligus memperkuat kolaborasi di bidang energi, ekonomi digital, ekosistem digital, dan keamanan siber.
Menurutnya, pembahasan kedua negara telah menghasilkan sejumlah kesepakatan yang cukup konkret.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan proyek ini merupakan kerja sama jangka panjang yang diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia maupun Singapura.
Ia menjelaskan proyek tersebut akan melibatkan perusahaan asal Singapura, Keppel dan Sembcorp, bersama mitra dari Indonesia.
Rosan menambahkan bahwa rencana ekspor listrik sebenarnya telah dibahas selama lebih dari empat tahun. Dengan adanya arahan langsung dari Presiden, pemerintah berharap implementasi proyek dapat segera dipercepat melalui kolaborasi antara Danantara dan sektor swasta.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Singapura, sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi bersih dan infrastruktur kelistrikan.
Sumber: Kompas








