Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Pemerintah bersama Pertamina New & Renewable Energy dan Toyota Tsusho akan membangun pabrik bioetanol baru di Lampung dengan target konstruksi dimulai pada 2026 dan beroperasi bertahap mulai kuartal III–IV, dengan kapasitas produksi awal dirancang untuk menghasilkan 60.000 kiloliter per tahun.
Pembangunan ini guna mendukung peta jalan (roadmap) mandatori pencampuran bioetanol dalam bensin, yaitu E5 pada 2026–2027 dan meningkat menjadi E10 pada 2028.
Proyek ini diperkirakan mencapai nilai investasi sebesar Rp2,5 triliun dan menggunakan teknologi generasi kedua (2G) berbasis multi-feedstock. Bahan baku utamanya mencakup limbah pertanian dan tanaman seperti tebu, jagung, ubi, singkong, aren, hingga sorgan.








