Eks Bos Intel Inggris M16 : Rezim Iran Lebih Tangguh Perang Lawan AS.

Reporter : karjoko


‎Jakarta. Jelajahpenanews. Com – Mantan Kepala Dinas Intelijen Rahasia Inggris (MI6) memberikan peringatan keras terkait eskalasi konflik di Timur Tengah, dengan menyatakan bahwa rezim Iran saat ini memiliki ketangguhan yang jauh lebih besar dibandingkan perkiraan Barat. Dalam sebuah analisis mendalam, eks bos MI6 tersebut menekankan bahwa struktur kekuasaan di Teheran telah mempersiapkan diri selama puluhan tahun untuk menghadapi skenario perang terbuka melawan Amerika Serikat. Laporan dari CNN Indonesia menyebutkan bahwa doktrin pertahanan Iran kini tidak hanya mengandalkan militer konvensional, tetapi juga jaringan proksi yang sangat loyal dan terintegrasi di seluruh kawasan.


‎Menurut pakar intelijen tersebut, kekuatan Iran terletak pada kemampuan perang asimetris dan kemandirian industri pertahanannya yang tahan terhadap sanksi ekonomi ekstrem. Berbeda dengan konflik di Irak atau Libya, Iran memiliki kedalaman strategis dan dukungan ideologis yang kuat, yang membuat upaya penggulingan rezim melalui invasi militer menjadi misi yang sangat berisiko dan berbiaya tinggi bagi Washington. Ia juga menyoroti penguasaan teknologi drone dan rudal balistik Iran yang mampu menjangkau aset-aset vital AS di seluruh Teluk Persia dan sekitarnya.


‎Peringatan ini muncul di tengah retorika perang yang kian memanas antara Donald Trump dan pemimpin tertinggi Iran. Mantan bos MI6 tersebut menyarankan agar Barat tidak meremehkan ketahanan internal Iran, karena tekanan militer yang berlebihan justru dapat memicu solidaritas nasional yang lebih besar di Teheran. Dunia internasional diharapkan lebih mengedepankan jalur intelijen dan diplomasi bawah tanah, mengingat konfrontasi fisik secara langsung dengan rezim yang “tangguh dan siap mati” ini berpotensi menyeret dunia ke dalam krisis keamanan global yang sulit dikendalikan.


‎Sumber: CNN Indonesia

Bagikan