Sentimen ‘Sell Indonesia’ Menguat, Investor Asing Tarik Modal

Red JPN

Indonesia, Jelajahpenanews. COM – yang sebelumnya merupakan tujuan investasi favorit di pasar negara berkembang, kini menghadapi tekanan berat akibat memudarnya keyakinan investor global, merosotnya pasar saham domestik ke level terendah, dan pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai rekor terendah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah anjlok 36% dari rekor tertingginya, menjadikannya pasar dengan kinerja terburuk di dunia, sementara dana asing juga keluar masif dari pasar obligasi pemerintah.

Kekhawatiran investor dipicu oleh agenda ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang dianggap semakin populis dan intervensionis, termasuk program makan siang gratis, penguatan peran negara dalam ekonomi, dan pembentukan dana abadi.

Langkah pemerintah mengendalikan langsung ekspor komoditas utama untuk mencegah penghindaran pajak memicu aksi jual saham emiten eksportir, sementara kepergian mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dianggap sebagai titik balik krusial yang mengurangi kredibilitas fiskal Indonesia.

Nilai tukar rupiah melemah sekitar 14% sejak Presiden Prabowo menjabat dan menjadi mata uang terburuk di Asia tahun ini, bahkan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS, dengan potensi pelemahan lebih lanjut.

Meskipun sentimen negatif saat ini, prospek jangka panjang Indonesia masih memiliki potensi dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5%, utang pemerintah yang relatif rendah, dan posisi strategis sebagai produsen nikel terbesar dunia, namun investor membutuhkan kepastian, jangkar fiskal yang dipercaya, independensi bank sentral, dan transparansi yang lebih besar.

https://investor.id/macroeconomy/441609/sentimen-39sell-indonesia39-menguat-investor-asing-tarik-modal

MELEDAK….💣

🔥🔥🔥📢📸✍️🇮🇩🫣🫣

Bagikan